Memiliki Tujuan (Purpose) di Tempat Kerja

Ardi
- 05 September 2019

Waktu yang kita gunakan untuk bekerja atau berada di tempat kerja mengambil porsi yang signifikan dari waktu sehari yang kita miliki. Untuk apa saja waktu tersebut digunakan? Apakah ada tujuan di balik pemanfaatan waktu tersebut?

Memiliki sebuah tujuan (purpose) di tempat kerja memberikan makna terhadap apa yang kita lakukan sehari-hari. Pekerjaan tidak menjadi sebuah rutinitas yang membosankan. Kita tidak merasa bahwa waktu berputar dari Senin ke Minggu, melainkan mengalir lurus seperti sebuah perjalanan. Kita memiliki alasan mengapa kita melakukan kerja dan memilih tempat bekerja.

Kini coba kita tanyakan kepada diri kita sendiri, “Apa sih tujuan saya bekerja? Apa sebenarnya yang ingin saya capai melalui bekerja?”

“Tentu saja untuk mendapatkan uang”

Jika jawaban yang kamu temukan seperti di atas, kamu sedang membicarakan tujuan dalam pengertian goal dengan dorongan dari luar diri atau eksternal. Tujuan dalam pengertian purpose memiliki makna yang lebih dalam yang berasal dari dalam diri atau internal.

Apa itu Tujuan (Purpose)?

Dalam bukunya yang berjudul “Drive: The Surprising Truth about What Motivates Us (2009)”, Dan Pink menjelaskan tujuan (purpose) sebagai hasrat untuk melakukan sesuatu yang penting dan memiliki makna. Bersama dengan otonomi (autonomy) dan kemahiran (mastery), tujuan (purpose) membentuk motivasi intrinsik yang membuat orang melakukan kerja terbaiknya.

Tujuan inilah yang membuat seseorang bersemangat bangun di pagi hari dan segera memulai aktivitasnya. Tujuan ini jugalah yang membuat seseorang rela bekerja lebih (extramile), menantang batas kemampuannya, meski tidak ada ganjaran lebih yang umum kita sebut sebagai bonus atau insentif.

Belajar dari Tujuan Organisasi

Suatu organisasi dibangun untuk melakukan sesuatu dan mencapai sesuatu. Kamu dan orang-orang lainnya berada di sana untuk membantu organisasi mencapai tujuannya.

Kita dapat belajar merumuskan tujuan dari organisasi. Tujuan dari organisasi tercermin dari pernyataan visinya. Mari kita lihat contoh beberapa visi organisasi di bawah ini.

  • KAI Commuter Jabodetabek: Mewujudkan jasa angkutan kereta api komuter sebagai pilihan utama dan terbaik di wilayah Jakarta dan sekitarnya
  • Garuda Indonesia: To be a sustainable airline company through customer-oriented service and growth in profit
  • Traveloka: Memajukan Indonesia secara nyata melalui teknologi
  • Gojek (mission statement): Creating social impact through technology
  • Badr Interactive: Membumikan Islam melalui teknologi

Bagaimana? Keren-keren, bukan? :D

Kini lihat kembali organisasi tempat kamu bekerja. Apa visi yang diemban organisasi? Lalu apa tujuan kamu? Apakah keduanya selaras?

Menuliskan Tujuan Kamu

Jika kamu diminta menuliskan tujuan kamu di tempat kerja dalam satu kalimat, apa yang akan kamu tuliskan?

Menuliskan tujuan personal membuat kamu dapat menyelaraskan antara apa yang kamu kerjakan dan apa tujuan yang organisasi kamu ingin capai. Kamu dapat melihat keterhubungan tujuan antara kamu dan organisasi kamu, sekaligus membantu untuk menjawab pertanyaan mengapa kamu bekerja di sana.

Saya ingin berbagi mengenai kalimat saya yang menjelaskan tujuan di tempat kerja. Saya bekerja di Badr Interactive sebagai Scrum Master, sebuah peran yang menerapkan dan memperbaiki proses pengembangan perangkat lunak berdasarkan Scrum, juga fasilitator dan coach bagi tim. Inilah kalimat saya, visi Badr Interactive, dan keterkaitan keduanya.

Kalimat saya: Memberikan perbaikan melalui proses dan pengetahuan

Visi Badr Interactive: Membumikan Islam melalui teknologi

Keterkaitan: Dengan membangun dan terus memperbaiki proses dan pengetahuan dalam pengembangan produk perangkat lunak, saya dapat mendukung kebaikan-kebaikan yang Badr Interactive kerjakan sekaligus mendukung visi organisasi untuk memperkenalkan nilai-nilai Islam ke dunia melalui teknologi

Inilah cerita saya tentang tujuan di tempat kerja. Lalu apa kalimat kamu?

Jika kamu memiliki kalimat tujuan, silakan bagikan di sini. Jika belum memilikinya, sebaiknya kamu mulai memikirkannya untuk menghadirkan makna dalam kerja sehari-hari. 😄