BLOG POSTS

30 August 2016

Behind the Scene: “Tokoh-Tokoh Kemerdekaan Yang Tak Ada Dalam Buku Sejarah”

17 Agustus 2016, ada sesuatu yang baru di timeline Facebook Badr Interactive.

Sebuah album foto berjudul “Tokoh-Tokoh Kemerdekaan Yang Tak Ada Dalam Buku Sejarah” muncul. Inilah preview-nya:

 

Album tersebut memuat foto-foto para anggota Badr Interactive, dipadukan dengan doodle bertemakan kemerdekaan. Usut punya usut, ini adalah karya “iseng”-nya teman-teman di Badr Interactive, yang dipelopori oleh para UI designer.

Berikut adalah kisah dibalik pembuatan proyek doodle kemerdekaan tersebut, berdasarkan penuturan salah satu desainer Badr Interactive, Mbak Dian.

 

Halo Mbak Dian. Boleh cerita sedikit mengenai awal mula ide doodle kemerdekaan kemarin?

Dimulai dari ide Anet (lead designer) agar Badr ikut meramaikan nuansa hari kemerdakaan sebagai bentuk eksistensi di dunia maya, selain sebagai perusahaan juga sebagai sekelompok orang yang bergerak di bidang IT yang bangga sebagai warga Indonesia.

Tadinya muncul juga ide Wahyu (iOS dev) untuk membuat video dan sudah terkonsep cukup banyak tapi ternyata butuh waktu eksekusi yang lebih lama. Akhirnya memutuskan membuat foto mixed doodle.

 

Siapa saja yang terlibat dalam proyek doodle tersebut?

Anet sebagai pencetus ide dan chief dari proyek ini, Chyko dan Gatra sebagai photoshoot support, Diana, Anet, Abdu, sebagai illustrator/doodler, dibantu oleh Om Dimen, Kania, dan Wahyu.

 

Boleh cerita proses ideasi hingga akhir proyek tersebut?

Setelah diputuskan ide foto mixed doodle, tim membahas tema foto yang akan dibuat, lalu mempersiapkan alat dan langkah yang diperlukan.

Setelah selesai melakukan photoshoot yang diperlukan 2 hari, hasil editing foto langsung didoodle sesuai pose masing-masing oleh Anet, Abdu, dan Diana.

Finishing (nama & role) oleh Chyko dan Diana, siap untuk diupload.

Proses doodling membutuhkan 3-4 hari.

 

Apa tantangan saat membuat proyek tersebut?

Membuat doodle yang posenya beberapa kurang pas, perlu kreasi lebih sulit dibanding yang posenya sudah sesuai.

Pembagian waktu dengan tugas proyek atau agenda pribadi, karena sempat mengerjakan di luar jam kerja, lembur atau di rumah masing-masing.

Explorasi dekorasi sebagai background doodle masing-masing pose.

 

Apa insight yang didapat dari proyek doodle tersebut?

Badr turut tampil dalam memperingati hari kemerdekaan. Menjadi sebuah citra yang positif bagi Badr kepada pihak luar bahwa Badr bangga menjadi sebuah Startup Indonesia yang seru, aktif, kreatif, dan profesional.

Apresiasi bagi anggota Badr, bahwa Badr bangga memiliki para anggota dengan rolenya masing-masing, dengan dipublish di sosial media dalam proyek foto doodle ini.