fbpx

Menangkan Persaingan Bisnis dengan Tren Teknologi dan Software Terbaru 2024

Contents

Share the article

Era digital mentransformasi lanskap bisnis modern, menghadirkan peluang dan tantangan yang berkelanjutan. Di tengah persaingan bisnis yang kian ketat, inovasi dan adaptasi terhadap tren teknologi menjadi kunci utama untuk mencapai keunggulan kompetitif. Pengembangan software memainkan peran penting dalam mengantarkan bisnis menuju kesuksesan di era digital ini.

Beberapa tren teknologi yang diprediksi akan mendominasi tahun 2024 termasuk kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), komputasi awan (cloud computing), blockchain, dan realitas virtual (VR) dan augmented reality (AR).

Data dari Gartner menunjukkan bahwa investasi global dalam teknologi diperkirakan mencapai $5.1triliun pada tahun 2024, menunjukkan betapa pentingnya teknologi dalam transformasi bisnis. Sementara itu, IoT diperkirakan akan menghubungkan lebih dari 38 miliar perangkat pada tahun 2024, membuka peluang baru dalam analitik data dan pengambilan keputusan.

Di Indonesia sendiri, transformasi teknologi memainkan peran penting dalam mengatasi keterbatasan dan membuka potensi pertumbuhan Indonesia. Temuan studi yang dilakukan oleh ADB dan Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia bisa mendapatkan tambahan $2,8 triliun pada tahun 2040 melalui adopsi teknologi. Hal ini setara dengan peningkatan 0,55 poin persentase dalam pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) setiap tahun selama dua dekade berikutnya.

Namun, dampak dari teknologi baru diperkirakan akan bervariasi di seluruh wilayah, sektor, dan tingkat keterampilan. Mengetahui hal ini tentunya membuka mata kita atas bagaimana pengembangan software sebagai manifestasi dari kemajuan teknologi menjadi penting untuk kita pelajari, khususnya yang berdampak pada pertumbuhan dan skalabilitas bisnis.

Sejumlah teknologi baru diperkirakan akan mendorong perubahan dalam berbagai industri dan layanan, serta menciptakan peluang baru bagi bisnis dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Contoh teknologi tersebut termasuk artificial intelligence, virtual reality, augmented reality, machine learning, cloud computing, dan lain sebagainya.

Kami memberikan laporan komprehensif mengenai bagaimana tren teknologi 2024 dan masa mendatang serta bagaimana dampak dari perkembangan tersebut terhadap bisnis. Dalam ebook ini ada 7 topik utama yang bisa Anda baca, yaitu:

  1. Teknologi yang akan banyak digunakan di 2024
  2. Jenis Industri yang membutuhkan Implementasi Teknologi dalam waktu cepat
  3. Tantangan Software Development Kedepan
  4. Apakah tech winter masih akan berlanjut di 2024?
  5. Mayoritas Developer Pilih Bekerja Remote: Tren yang Tak Terbendung
  6. Skill apa yang dibutuhkan Software developer untuk menghadapi tren terkini
  7. Akselerasi Pengembangan Software Berkualitas Melalui Outsourcing

Melalui artikel ini besar harapan pembaca bisa mendapatkan pandangan menyeluruh atas perkembangan software kedepan dan menjadikan insight yang didapatkan sebagai salah satu dasar pengambilan keputusan perusahaan dalam mengimplementasi transformasi teknologi di perusahaan.

Tren Teknologi di 2024

Selama 12 tahun terakhir solusi teknologi terus bertumbuh dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 7.2%. Peningkatan kebutuhan solusi teknologi ini pun juga dirasakan di Indonesia.

Berdasarkan data dari Statista, pendapatan pasar software Indonesia diperkirakan mencapai US$1,17 miliar pada tahun 2024 yang menunjukkan peningkatan pertumbuhan tahunan (annual growth rate) sebesar 8.64% yang menghasilkan volume pasar sebesar US$1,63 miliar pada tahun 2028.

Pada tahun 2024, tren teknologi pengembangan software diperkirakan akan semakin berkembang dan kompleks. Beberapa jenis teknologi diproyeksikan akan jauh lebih diminati dan digunakan dalam mengoptimalkan dan mengefisienkan proses pengembangan software.

Setidaknya ada 15 teknologi yang kami analisa akan semakin masif pengembangannya:

  1. Cloud service
  2. Blockchain 
  3. Artificial Intelligence (AI)
  4. Low Code Development
  5. Python and Javascript for Programming Language
  6. Kebutuhan mobile application semakin tinggi
  7. Progressive Web App
  8. Internet of Things (IoT)
  9. Penggunaan CI/CD
  10. Highlight User Experience (UX)
  11. Augmented Reality dan Virtual Reality
  12. Perkembangan Web 3.0
  13. Microservices untuk skalabilitas
  14. Kubernetes akan menjadi favorit
  15. Implementasi Infrastructure as a Code (IaaC)

Jenis Industri yang Membutuhkan Implementasi Teknologi dalam waktu Cepat

Pada dasarnya semua jenis industri dapat mengambil manfaat dari implementasi teknologi. Namun ada beberapa jenis industri yang harus menjadi paling cepat untuk mengeksploitasi teknologi agar mereka tidak kalah saing. Industri yang membutuhkan implementasi teknologi terbaru dalam waktu cepat adalah industri yang menghadapi persaingan yang ketat dan perubahan yang cepat. Industri ini perlu berinovasi secara terus-menerus untuk tetap kompetitif. 

Berikut ini beberapa contoh industri yang perlu segera mengadopsi dan mengimplementasikan dengan solusi teknologi terbaru:

  1. Industri Teknologi
  2. Industri Manufaktur
  3. Industri Kesehatan
  4. Industri Logistik
  5. Industri Retail

Tantangan Software Development Kedepan

Industri software adalah motor utama di balik transformasi digital, namun menghadapi tantangan-tantangan yang signifikan. Bab pertama dari ebook ini akan membahas tantangan-tantangan yang dihadapi oleh industri software secara keseluruhan, sementara bab kedua akan menelusuri tantangan khusus yang dihadapi oleh para developer software dalam lingkungan yang berubah dengan cepat.

Tantangan Industri:

  1. Kompetisi yang semakin ketat
  2. Kekurangan tenaga kerja terampil
  3. Perubahan tren teknologi yang cepat
  4. Keamanan dan Privasi
  5. Regulasi

Tantangan bagi Developer

  1. Kekurangan Developer
  2. Waktu Pengembangan Aplikasi
  3. Kesulitan Mengikuti Inovasi Tool Developer
  4. Kesulitan Integrasi Pihak Ketiga
  5. Ancaman Keamanan
  6. Beban Kerja dan Manajemen Proyek

Apakah Tech-Winter akan terus berlanjut di 2024?

Tech winter adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan penurunan aktivitas investasi di industri teknologi. Tech winter biasanya ditandai dengan penurunan nilai saham perusahaan teknologi, pemangkasan biaya, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK). Pada tahun 2023, tech winter telah terjadi di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, hingga Indonesia. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti inflasi yang tinggi, kenaikan suku bunga, kondisi geopolitik dunia seperti perang di Ukraina. 

Pada tahun 2022, inflasi naik ke level tertinggi sejak awal 1980-an. Inflasi sudah merayap selama pandemi, ketika rantai pasokan (supply chain) tidak bisa berjalan dengan semestinya, menyebabkan kekurangan dan kenaikan harga pemasok. Setelah Rusia menginvasi Ukraina, harga energi melonjak, menyebabkan dampak sistemik lainnya. Dan karena energi (kurang lebih) terlibat dalam setiap aktivitas ekonomi, inflasi menggerogoti semua bidang ekonomi. 

Hal baiknya adalah situasi ini pada akhirnya akan menjadi normal. Saat ini memang startup teknologi masih kesulitan mengumpulkan modal. Semakin padat modal sebuah startup, semakin sulit untuk mendapatkan pembiayaan. Krisis ini akan menguntungkan pemain besar yang selalu dapat menghasilkan keuntungan dengan memotong biaya atau melakukan efisiensi.  

Dalam Catatan Akhir Tahun 2023 tentang Industri Teknologi Keuangan dan Ekonomi Digital oleh Indonesia Fintech Society (IFSoc), ada tujuh isu yang diangkat IFSoc selama 2023, salah satunya berjudul badai (musim dingin teknologi) yang tidak akan berakhir pada 2023. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya biaya modal, sehingga investor menjadi lebih selektif dalam menempatkan dana investasinya untuk mengoptimalkan imbal hasil investasi sekaligus meminimalkan risiko. 

Mayoritas Developer Pilih Bekerja Remote: Tren yang Tak Terbendung

Pandemi menunjukkan bahwa kolaborasi tim yang efektif tak harus dilakukan di kantor setiap hari. Sebuah survei oleh FlexJobs pada tahun 2022 menemukan bahwa 76% karyawan yang bekerja secara remote mengatakan bahwa mereka lebih produktif daripada ketika mereka bekerja di kantor. 

Alasan di balik tren yang tak terbendung ini sebenarnya mudah dipahami. Bekerja dari rumah memungkinkan penghematan yang signifikan dan lebih banyak waktu berkualitas bersama keluarga dan orang tersayang. Berikut ini beberapa alasan utama developer software memilih “kantor” di rumah mereka 

Hemat Waktu & Uang 

Bekerja remote berarti bebas dari perjalanan panjang ke kantor. Otomatis hal ini akan menghemat waktu dan biaya transportasi, pengeluaran makan siang di luar, dan bahkan biaya pakaian kantor. Bayangkan berapa waktu dan uang yang bisa diinvestasikan untuk hal-hal produktif lainnya. 

Peningkatan Produktivitas 

Lingkungan kerja rumah yang tenang dan bebas gangguan bisa meningkatkan fokus dan konsentrasi. Bekerja sesuai ritme pribadi (bekerja pagi atau malam hari) serta pengaturan ruang kerja yang nyaman juga berkontribusi pada produktivitas yang lebih baik. 

Fleksibilitas & Keseimbangan Kerja-Hidup 

Bekerja remote menawarkan fleksibilitas jadwal yang tak terbayangkan di kantor konvensional. Developer bisa mengatur sendiri jam kerja, menyisipkan tugas rumah tangga di sela-sela coding, dan bahkan bepergian sambil bekerja, selama semua pekerjaan selesai tepat waktu. Keseimbangan kehidupan pribadi dan pekerjaan pun lebih mudah terwujud. 

Mengurangi Stres & Meningkatkan Kesehatan 

Tidak perlu lagi berdesak-desakan di transportasi umum atau menghadapi hiruk-pikuk kantor. Bekerja dari rumah berarti lebih sedikit paparan stres dan tekanan lingkungan. Kondisi ini pada akhirnya berdampak positif pada kesehatan fisik dan mental, serta mengurangi risiko burnout. 

Kenyamanan & Kepuasan Yang Lebih Tinggi 

Bekerja dengan perlengkapan dan pakaian yang nyaman, mengatur suhu ruangan sesuai keinginan, dan bahkan ditemani hewan peliharaan – ini adalah kemewahan yang tak ternilai bagi banyak developer. Lingkungan kerja yang lebih personal dan sesuai preferensi individual tentu meningkatkan kenyamanan dan kepuasan secara keseluruhan. 

Skill apa yang dibutuhkan Software developer untuk menghadapi tren terkini

Menghadapi tren terkini dalam pengembangan software, seorang software engineer perlu memiliki keterampilan teknis dan non-teknis yang komprehensif. Perusahaan juga memiliki peran penting dalam menyediakan lingkungan yang mendukung pengembangan keterampilan ini. Berikut adalah beberapa keterampilan yang diperlukan oleh seorang pengembang perangkat lunak: 

  1. Bahasa pemrograman
  2. Database
  3. Struktur data dan algoritma
  4. Cloud computing
  5. Version Control  
  6. Integrated Development Environment (IDE) 
  7. Container
  8. Testing Method
  9. Debugging

Selain keterampilan teknis yang disebutkan diatas, software engineer juga perlu belajar untuk up to date dengan perkembangan teknologi kedepan. Sebagaimana telah dibahas sebelumnya bahwa teknologi AI, VR/AR, machine learning, dan lain sebagainya akan mendominasi bahkan mendisrupsi metode pengembangan software konvensional. Oleh karena itu software engineer juga perlu menambah keterampilan teknis mereka dalam menguasai jenis teknologi baru agar mereka mampu unggul dalam kompetisi sumber daya manusia khususnya di bidang teknologi.

Akselerasi Pengembangan Software Berkualitas Melalui Outsourcing

Dunia IT berkembang pesat dan tren outsourcing software semakin populer. Semakin banyak perusahaan memilih mengalihdayakan operasional dan fungsi IT kepada pihak eksternal. Laporan Gartner menunjukkan bahwa pada tahun 2019, perusahaan telah menghabiskan $3,8 miliar untuk outsourcing IT. Tren ini diperkirakan akan terus berlanjut di masa depan. 

Bagi perusahaan yang ingin sukses dalam transformasi digital, mitra dan tools yang tepat sangatlah penting. Membangun internal tools  dengan kecepatan dan akurasi yang dibutuhkan bukanlah hal yang mudah. Inilah kenapa outsourcing menjadi pilihan yang menarik. 

Kestabilan teknologi mendorong perusahaan untuk memikirkan ulang alur kerja mereka. Transformasi digital tidak hanya meningkatkan pendapatan, tapi juga membebaskan karyawan untuk lebih fokus pada pekerjaan kreatif dan inovatif. Otomatisasi sistem, misalnya, memungkinkan customer service representative menghabiskan lebih banyak waktu membantu pelanggan dan mengurangi waktu mereka pada proses manual yang tidak efisien. 

Singkatnya, tren outsourcing software menawarkan solusi strategis bagi perusahaan yang ingin sukses dalam transformasi digital. Dengan bermitra dengan penyedia layanan yang tepat dan memanfaatkan tools modern, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan pada akhirnya mencapai keunggulan kompetitif. 

Penutup

Kami telah menyusun laporan lebih detail atas tren teknologi dan software 2024. Semoga insight ini bisa membantu Anda untuk lebih memahami bagaimana tren pengembangan software di tahun 2024. 

Badr Interactive adalah software house yang bergerak di bidang pengembangan aplikasi dan website. Kami memiliki lebih dari 10 tahun pengalaman di industri software, telah bekerjasama dengan lebih dari 100 klien dan mengerjakan lebih dari 350 proyek. Jika Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut ataupun ingin mendapatkan informasi lebih detail mengenai solusi teknologi untuk bisnis Anda, Anda bisa langsung menghubungi kami via website badr.co.id.

Share the article

Grow Your Knowledge

About Software Development with Our Free Guidebook

Grow Your Knowledge

About Software Development with Our Guidebook

You dream it.

We build it!

We provide several bonuses FOR FREE to help you in making decisions to develop your own system/application.

  • Risk Free Development Trial 
  • Zero Requirement and Consultation Cost 
  • Free Website/Mobile Audit Performance

Our Services

Software Development • Quality Assurance • Big Data Solution • Infrastructure • IT Training

You might also like

UX Audit: Apa itu, Kenapa Penting dan Bagaimana Cara Melakukannya? 

Cara Memilih Vendor IT – Checklist Pertanyaan yang Anda Butuhkan

[Download] Website dan Mobile Checkup Performance Tools

Download Download Software Development Industry Insight 2024

Silakan isi data di bawah sebelum mendownload file.

Silakan isi data di bawah sebelum mendownload file.

Signup for Free Software Development Guidebook: Input Email. Submit me.