Bingung Pilih Jenis Hosting yang pas Buat Website Anda? Simak Panduannya!

Badr Interactive
- 24 January 2020

                  Memahami bagaimana memilih layanan hosting yang paling baik merupakan pengetahuan yang sangat penting untuk membangun sistem website. Pemilihan layanan hosting pada dasarnya sangat bergantung pada kebutuhan website atau sistem Anda. Saat ini penyedia hosting memiliki berbagai layanan seperti shared hosting, cloud hosting, virtual private server (VPS), dan dedicated server dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya. Namun yang perlu dicatat, bahwa sebelum memilih layanan hosting yang ingin dipakai, kita harus tahu karakter dari setiap server tersebut agar tidak salah dalam membeli layanan hosting.




                  Sumber: freepik.com


                  Analogi sederhana yang mungkin dapat menggambarkan perbedaan antara shared hosting, VPS dan dedicated server:


                  Shared HostingVPSDedicated Server
                  Apartemen dimana dalam 1 kamar digunakan oleh banyak orang, kita bisa menaruh apa saja disini namun kapasitasnya terbatas dan tidak leluasa karena harus berbagi dengan orang lainApartemen dimana dalam 1 kamar digunakan oleh satu orang saja, kita bisa menaruh apa saja disini dengan lebih leluasa dan lebih private dengan kapasitas yang lebih besarSebuah rumah dimana kita bisa menaruh apa saja disana dan bebas melakukan apa saja


                  Mengetahui karakter dari setiap jenis server tersebut akan membantu kita mempertimbangkan dengan tepat penggunaan server yang sesuai dengan kebutuhan kita. Misalkan, jika kita baru memulai blog/website, paling tepat menggunakan layanan shared hosting saja, karena tidak ada kebutuhan spesifik tertentu. Namun jika kita memiliki website dengan traffic yang besar dan berencana untuk meningkatkan spesifikasi server tersebut menjadi lebih besar, maka VPS atau dedicated server menjadi pilihan yang paling tepat.


                  Secara konsep, layanan shared hosting merupakan layanan hosting dengan berbagi resources dan kapasitas server bersama-sama (shared) dengan user lain. Sehingga semua website user berjalan dalam satu sistem operasi dan control panel yang sama jumlahnya bisa ratusan bahkan mungkin ribuan website. Kekurangan dari shared hosting ini, sebagaimana analogi diatas, ibarat satu kamar yang digunakan oleh banyak orang, maka sangat mungkin jika ada penghuni yang berisik dan mengganggu penghuni lain. Sehingga ada potensi dimana sistem akan down jika salah satu user lain bermasalah. Jika Anda hanya ingin membuat website sederhana, maka layanan shared hosting adalah pilihan yang tepat bagi Anda karena tidak membutuhkan spesifikasi yang tinggi untuk website Anda. Saat ini shared hosting telah menawarkan dua pilihan, pertama shared limited dimana terdapat batasan sumber daya bandwidth dan ruang hardisk bagi user dan kedua shared unlimited yang tidak membatasi penggunaan bandwidth maupun hardisk. 


                  Sebaliknya, dedicated server adalah layanan penyewaan server yang diletakkan pada data center tanpa sharing ke user lain. Adapun user untuk dedicated server adalah mereka yang memiliki kebutuhan spesifikasi tinggi untuk websitenya karena memiliki traffic yang tinggi dalam aktivitasnya seperti website pemerintahan, perusahaan multinasional, ecommerce, dan lain sebagainya.


                  Disisi lain, VPS adalah teknologi yang memungkinkan pembagian sumber daya dari satu server fisik ke dalam beberapa server virtual yang lebih kecil. Di dalamnya kita bisa menginstall software dan sistem operasi sebagaimana yang ada pada dedicated server. Perbedaan mendasar VPS dengan shared hosting adalah terkait pembagian sumber daya yang tersedia. VPS memiliki sistem yang berjalan mandiri dan diperuntukkan hanya untuk satu pengguna saja, tidak dibagi-bagi bersama seperti pada layanan shared hosting. Selain itu VPS juga memiliki konfigurasi yang bisa diatur selayaknya server fisik atau dedicated server. 

                  VPS adalah kamar pribadi kita di dalam satu apartemen. Jadi meskipun kita tetap tinggal bersama dengan penghuni apartemen lain, kita memiliki hak prerogatif untuk mengelola semua isi kamar pribadi kita, termasuk jika ada kerusakan, kita harus bertanggungjawab atas kamar apartemen yang kita sewa.


                  Perbandingan Kelebihan dan Kekurangan antara layanan Shared Hosting, VPS dan Dedicated Server:


                  Kelebihan/KekuranganShared HostingVPSDedicated Server
                  Kelebihan1. Biaya relatif murah.
                  Proses setup yang cukup mudah
                  2. Cocok digunakan untuk website sederhana yang tidak membutuhkan spesifikasi tertentu
                  3. User tidak perlu memiliki pemahaman mendalam terkait dengan server
                  4. Keamanan, pembaruan, dan pengelolaan server dilakukan oleh penyedia layanan hosting

                  1. Server lebih stabil sehingga waktu downtime berkurang
                  2. Dapat secara fleksibel mengubah pengaturan sesuai dengan kebutuhan karena memiliki akses ke root
                  3. Lebih mudah dalam menginstall software sesuai dengan kebutuhan
                  4. Tidak dibagi dengan user lain sehingga resource RAM, CPU dan Space jadi milik pribadi
                  5. Dapat mengembangkan kapasitas VPS jika diperlukan
                  6. Kapasitas lebih besar dibandingkan shared hosting
                  1. Server dedicated dengan akses penuh 100%
                  2. Tidak perlu berbagi dengan user lain
                  3. Kapasitas yang lebih besar dibandingkan shared hosting dan VPS
                  4. Performance yang lebih baik dibandingkan shared hosting dan VPS
                  5. Privasi dan keamanan lebih terjamin
                  6. Jika terjadi kerusakan menjadi tanggung jawab penyedia jasa dedicated server
                  Kekurangan1. Hosting digunakan bersama-sama, sehingga tidak memiliki akses penuh dalam penggunaannya
                  2. Potensi server tidak stabil cukup besar sehingga meningkatkan waktu downtime
                  3. Tidak bisa merubah pengaturan dengan fleksibel
                  4. Tidak cocok untuk keperluan website dengan spesifikasi yang kompleks atau traffic yang tinggi
                  1. User harus memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai spesifikasi server
                  2. Biaya lebih mahal dari layanan shared hosting
                  3. User harus memahami sistem operasi komputer saat setting VPS di awal
                  4. Harus melakukan monitoring berkala agar jangan sampai mati atau database tidak connect
                  5. Lebih rumit me-manage nya dibandingkan shared hosting
                  1. Secara cost lebih mahal, semakin tinggi spesifikasi servernya, semakin mahal biaya sewanya
                  2. Hanya digunakan untuk keperluan yang kompleks, sehingga tidak cocok untuk pemula
                  3. Lebih sulit dalam proses setting, perbaikan serta perawatan

                   

                  Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan ketiga jenis server tersebut, Anda juga dapat mempertimbangkan untuk mengupdate paket hosting kita ke jenis hosting yang berbeda jika kita mengalami beberapa hal berikut ini pada website Anda:

                  1. Bisnis Anda semakin besar, dengan demikian semakin banyak pengunjung yang datang ke website sehingga traffic semakin tinggi. Anda dapat mengupgrade paket hosting Anda dengan spesifikasi yang lebih tinggi

                  2. Jika Anda ingin melakukan kustomisasi website Anda dengan lebih fleksibel, maka Anda juga harus beralih dari layanan shared hosting ke layanan VPS atau dedicated

                  3. Saat website Anda mulai berjalan lambat, hal ini akan meningkatkan bounce rate pengunjung web Anda

                  4. Performance web yang menurun saat peak hours

                  5. Website mengalami downtime yang cukup sering

                  6. Saat kapasitas dan resource hostingan Anda sudah tidak mencukupi kebutuhan website Anda


                  Saat ini ada banyak sekali penyedia jasa web hosting di internet. Dalam memilih layanan web hosting dengan layanan dan kualitas terbaik untuk keperluan bisnis Anda, Anda harus memperhatikan beberapa hal seperti jenis layanan yang disediakan seperti domain, website, dan lain sebagainya, biaya yang harus dikeluarkan, keuntungan yang bisnis Anda akan peroleh dengan menggunakan hostingan tersebut serta syarat dan ketentuan berlaku dari web hosting yang Anda pilih.


                  Demikian pembahasan mengenai komparasi antara shared host, VPS dan dedicated server sebagai panduan Anda dalam memilih jenis layanan hosting yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Sekali lagi ingat bahwa ketiga jenis ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, memahami dengan jelas mengenai kebutuhan bisnis kita kemudian menentukan jenis layanan hosting yang paling sesuai akan membantu Anda dalam menghemat cost serta meningkatkan performance website Anda.


                  Ingin diskusi lebih dalam mengenai server, domain dan segala keperluan infrastruktur website Anda, silahkan kontak kami untuk mendapatkan solusi terbaik keperluan infrastruktur website Anda.



                  Referensi:

                  https://www.niagahoster.co.id/blog/perbedaan-cloud-hosting-vps-dan-shared-hosting/

                  https://upcloud.com/community/stories/cloud-server-vs-vps-vs-dedicated-server/