BLOG POSTS

9 January 2015

Menghitung Tomat: Cara Meningkatkan Produktifitas Kerja (Pomodoro Technique)

Apakah kamu merasa kerja kamu kurang produktif? Mengalami banyak distraksi saat kerja? Ingin lebih baik dalam bekerja untuk mencapai hasil yang mengesankan dan memuaskan? Cara menghitung tomat ini bisa jadi salah satu solusinya lho untuk meningkatkan produktifitas kerja kamu. Kok bisa? Teknik menghitung tomat ini dikenal dengan nama Pomodoro Technique dan populer digunakan untuk kerja dan belajar yang lebih produktif. Teknik ini juga sangat sesuai dalam konteks kerja kreatif membangun software.

Pomodoro Technique merupakan suatu metode pengaturan waktu sederhana dengan membagi kerjaan kita (dalam bentuk kumpulan task) ke dalam interval waktu tertentu yang singkat. Satu interval waktu ini disebut dengan “pomodoro” yang berarti “tomat-tomat” dalam bahasa Indonesia. Berikut ini adalah langkah-langkahnya.

  1. Pilih task yang ingin diselesaikan dari kumpulan task yang ada
  2. Atur timer untuk 25 menit
  3. Kerjakan task yang sudah dipilih sampai timer berbunyi. Nah, di sini kita sudah mendapatkan satu tomat untuk 25 menit yang dilalui. Silakan ditandai di kertas kamu 😀
  4. Istirahat selama 5 menit. Releksasi mata dari laptop atau menuju dispenser untuk mengambil air atau nyeduh teh adalah hal yang bagus dan menyenangkan :)
  5. Istirahat selama 15-30 menit setelah kamu mendapatkan 4 tomat

Bagaimana, mudah kan? Bila kita perhatikan, proses kerja di atas memiliki iterasi. Untuk setiap iterasi, kita mendapatkan satu buah tomat. Dalam satu hari, kita bisa menghitung berapa banyak tomat yang berhasil kita kumpulkan. Lebih jauh lagi, dengan kerja menggunakan teknik ini, kita bisa mengetahui rata-rata tomat yang dikumpulkan sehari-hari, jumlah tomat paling banyak yang pernah dikumpulkan, hingga jumlah tomat paling sedikit yang pernah dikumpulkan. Teknik ini juga meningkatkan fokus kerja kita karena dalam interval waktu kerja 25 menit, kita berusaha fokus ke pengerjaan task dalam batasan waktu dan menghindari distraksi dari dalam dan luar diri.

Timer yang digunakan untuk Pomodoro Technique begitu beragam. Kita bisa menggunakan aplikasi mobile yang mendukung konsep Pomodoro Technique (silakan cari aplikasinya di platform masing-masing) atau menggunakan timer Pomodoro fisik berbentuk tomat. Saya sendiri baru mencoba timer Pomodoro menggunakan aplikasi. Rasanya sih ya lebih asik menggunakan timer Pomodoro fisik (well, harganya lumayan mahal sih).

Timer Pomodoro
Timer Pomodoro

Tertarik menggunakan Pomodoro Technique? Atau sudah ada yang mencobanya? Monggo di-share di sini. 😀

Ardi Al Haidar

Ardi Al Haidar

Scrum Master at Badr Interactive
A Software development process enthusiast
Ardi Al Haidar

Latest posts by Ardi Al Haidar (see all)