BLOG POSTS

26 November 2015

Amri Pitching

Catatan Perjalanan Startup Istanbul Bag. 3: The Day!

*) Ini adalah tulisan bagian ketiga, silakan baca bagian pertama dan kedua terlebih dahulu.

Day 4: Prequel to the Final

Hari keempat ini free, tidak ada kegiatan resmi, sehingga kami memaksimalkan waktu untuk dapat menjelajahi Istanbul lebih luas lagi. Target kami selanjutnya adalah Basilica Cistern di daerah Sultan Ahmet. Tiket untuk masuk sebesar 20 TL, didalamnya terdapat bangunan bawah tanah dengan pondasi pilar-pilar kerajaan Romawi, yang di salah satu ujungnya terdapat kepala Medusa yang menjadi daya tarik utama dari museum ini. Untuk sejarah lebih lengkap bisa dibaca di sini.

Secara tidak terduga, Burak Buyukdemir salah satu panitia acara meminta kami hadir di venue utama untuk briefing untuk acara besok pagi, yang sekaligus menyatakan bahwa kami lolos lima belas besar! Alhamdulillah. Akhirnya kami segera reroute dengan menggunakan Big Bus, wisata hop-on hop-off yang berputar mengelilingi Istanbul. Kami berfikir ini sebenarnya win-win solution untuk dapat menjelajah Istanbul dalam satu hari, sekaligus tetap dapat menghadiri pertemuan siang ini.

Kami pun menaiki Big Bus, untuk melakukan perjalanan dari Taksim Square terus menuju komplek Eminonu (New Mosque dan Suleyman Mosque), lanjut ke Galata Bridge yang menghubungkan Golden Horn. Pemandangan disini luar biasa indah, subhanallah. Kontur Istanbul yang berbukit-bukit menjadi keindahan tersendiri, karena kami jadi dapat melihat landscape kota secara vertikal dan kegagahan masjid-masjid besar yang dibangun di dataran paling tinggi. Pelajaran yang bisa di ambil di sini adalah, masyarakat Turki berhasil memanfaatkan pemberian Allah yang berupa dataran tinggi menjadi objek wisata yang sangat Indah, coba bayangkan kalo dataran rata mungkin tidak seindah yang sekarang.

Dari Big Bus, kami segera menuju lokasi event yang terletak di daerah Osman Bey. Saat kami tiba, venue sedang di dekorasi sedemikian rupa (jadi ingat waktu menjadi panitia Compfest di kampus dulu :’)). Ternyata saat itu sudah ada beberapa (atau semua) start-up yang dipanggil. Pertemuan ini intinya adalah untuk mempersiapkan untuk besok, sekaligus penawaran kerjasama strategis antara pihak Etohum (accelerator) dengan iGrow. Setelah pertemuan selesai, kami berlatih di panggung utama untuk membiasakan diri agar lebih siap di hari H.

Golden Horn dari Big Bus
Golden Horn dilihat dari Big Bus

Setelah pertemuan usai, kami kembali naik Big Bus Blue Route (sebelumnya Red Route). Di Blue Route ini bis akan menyusuri bagian barat Istanbul, daerah pemukiman yang lebih sepi dan mempunyai banyak sekali taman dan wahana rekreasi. Terlihat bahwa masyarakat Istanbul memiliki index of happiness yang tinggi karena pemerintah menyediakan lahan terbuka yang cukup banyak, sehingga warganya bisa relaksasi tanpa perlu pergi jauh atau mengeluarkan uang banyak. Lahan terbuka ini pun tidak asal lahan, dia menempati posisi berdampingan langsung dengan Golden Horn, sehingga pemandangannya sangat indah, sangat cocok untuk warga yang bermain dengan keluarga untuk melepas penat setelah satu minggu full bekerja.

The D – Day

Lets finish this.

Slide final sudah di submit, persiapan cukup matang, kami siap berangkat dari apartemen dengan percaya diri dan penuh harap. Sampai di venue, suasana sudah ramai dengan pengunjung, kami segera berjalan cepat menuju stan iGrow dan menyiapkan perlengkapan disana. Acara dimulai pukul 08.30 dengan speed networking, saya tidak mengikuti acara tersebut, memilih untuk diam di stan dan menyambut pengunjung yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang iGrow. Ada sekitar 7 jam saya melayani sekitar puluhan pengunjung yang tertarik dengan iGrow, momen ini juga saya manfaatkan untuk berlatih dan mengulang materi untuk pitching nanti.

Akhirnya pada pukul 16.00, saya diminta untuk menunggu di dalam main stage, bersiap untuk melakukan final pitching dan terus berdoa agar Allah memudahkan lisan dan urusan hamba-Nya. Saat-saat seperti ini saya benar-benar paham akan arti “lapangkanlah dadaku” pada doa Nabi Musa, karena tegang, dan panik adalah situasi “hati yang sempit”, sehingga butuh pertolongan Allah untuk dapat menenangkan hati sekaligus membangun mental. Sudah banyak kejadian presentasi yang sudah disiapkan secara rapi harus menjadi berantakan karena tidak mampu mengendalikan emosi saat di panggung.

Tibalah giliran saya pitching, alhamdulillah saya berhasil menyelesaikan pitch selama 2.5 menit tepat! Disambut tepukan dari audience, saya benar-benar senang karena sudah menunaikan tugas berat ini, sesi tanya jawab di handle oleh Bang Jay, yang seyogyanya lebih mengerti lapangan, sekaligus menambah kesempatan untuk menang dengan jawaban-jawaban yang lebih baik.

Final Pitch!
Final Pitch!

Setelah menunggu sembari melihat peserta lain pitching, timbul ketakutan tidak juara karena peserta lain punya produk-produk yang keren dan inovatif. Namun kami tetap yakin iGrow punya keunikan tersendiri, dan kesuksesa yang menjanjikan. Pada pukul 18.30, waktu pengumuman tiba, Taskulu dari Iran dipanggil sebagai juara 3, lalu iGrow sebagai juara kedua dan NIMS sebagai juara pertama. Senang dan syukur mengiringi jalan kami menuju panggung untuk menerima piala, teringat pesan dari pak Endy, selaku ambassador untuk Indonesia berkata bahwa jika Indonesia menang, maka akan mengangkat rasa percaya diri bagi negara Asia yang lainnya. Ini juga sekaligus pencapaian saya yang pertama di ranah Internasional, menyumbangkan sumbangsih kepada negara lewat teknologi.

Berbagai ucapan selamat menghampiri kami, euforia ini benar-benar terasa begitu menyenangkan, “Mana nikmat Tuhan-Mu yang kamu dustakan?”. Setelah bersalaman, berfoto dan interview, kami pun pulang ke apartemen. Alhamdulillah, rangkaian perjalanan kami telah selesai, esok hari kami akan mampir terlebih dahulu ke Eminonu Market (recommended karena murah, hehe), lalu lanjut ke Ataturk Airport untuk pulang kembali ke tanah air tercinta.

IMG_3797

Andika Amri

Andika Amri

Hello, my name is Andika Amri, just graduated from faculty of computer science Universitas Indonesia. I have a 3 years experience in web development and ux design. I'm also interested in hiking, basketball, and books about politics, inspiring story, islamic religion and life motivation. Now I'm currently signed up my self in PT Badr Interactive, an IT service company for mobile and web apps.
Andika Amri